Toko Oen

Yogyakarta, once upon a time in 1922….

Seorang ibu rumah tangga yang aktif, kreatif dan penuh semangat hidup kebingungan menghabiskan waktu luang di rumah. Wanita itu bernama Liem Gien Nio. Menjadi seorang nyonya rumah dan istri dari seorang Tionghoa peranakan (IBC = Indonesian Born Chinese) yang berpangkat letnan dalam struktur pemerintahan kolonial, menjadikannya memiliki banyak waktu luang. Bisa dimaklumi, urusan rumah tangga jelas dikerjakan sepasukan djongos (tidak ada maksud merendahkan, hanya istilah ketika itu). Sang Letnan bernama Oen Tjoen Hok.
Continue reading

Makanan Sincia & Maknanya

– Rangkaian Tulisan Menyambut Chinese New Year 2009 – Artikel 3

Makanan Sincia di Indonesia sangat unik dan berbeda jauh dari negeri asalnya, berbeda juga dengan negeri lain semisal Malaysia, Singapore, Thailand, Vietnam, dsb. Kalau lebih spesifik lagi, bahkan tiap daerah akan berbeda pula, baik nama, cara masak, gaya dan rasanya.

Sebagai contoh yang paling jelas adalah keberadaan Lontong Cap Go Meh….di mana pun juga selain di Indonesia, tidak akan pernah ditemukan makanan ini, dari rasa, style, aroma apalagi nama.
Continue reading